Tampilkan postingan dengan label Tai- Chi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tai- Chi. Tampilkan semua postingan

Rabu, Maret 05, 2008

PERTEMUAN KEEMPAT

BERNAFAS LAKSANA BAYI BERNAFAS
NAFAS MENGIKUTI GERAKAN
MEDITASI (DIAM) – Variasi Jurus
TAI CHI EXERCISES


PERNAFASAN PERUT PASIF

“Bernafaslah sebagaimana bayi bernafas tatkala ia tertidur”

Lihatlah bayi yang tengah tertidur dan perhatikan bagaimana ia bernafas. Nafasnya begitu halus lembut, panjang dan dalam serta tidak menimbulkan suara dengkuran, bahkan nyaris tidak bersuara. Ia bernafas secara alami, menghirup dan menghembuskan udara, begitu seterusnya. Otot-otot perutnya naik turun (mengembang dan mengempis) secara perlahan dan berirama. Saat menghirup udara yang berlimpah ruah di sekitarnya –oksigen dan juga energi kosmik, perutnya mengembang dan ketika menghembuskan karbondioksida dari dalam tubuhnya,–dan racun-racun lain yang mengganggu keseimbangan tubuh , perutnya mengempis. Seperti balon yang mengembang ketika diisi udara, dan mengempis ketika udara di dalamnya dikeluarkan.

Lihatlah betapa nyenyaknya tidur bayi tersebut! Tubuh dan pikirannya benar-benar beristirahat; rileks dan tenang.

Catatan : Cara bernafas bayi yang sedemikian itu dikenal sebagai pernafasan perut pasif. Dikatakan pasif karena udara masuk dan keluar akibat pergerakan otot-otot perut yang mengembang dan mengecil. Berbeda dengan pernafasan perut aktif, dimana udara masuk dan keluar akibat hirupan dan hembusan rongga hidung. Selain itu dikenal juga pernafasan dada yang biasa Anda (orang dewasa) lakukan sehari-hari. Ketika menghirup udara, dada dan bahu Anda terangkat ke atas; dan ketika menghembuskan udara, dada dan bahu Anda turun, kembali ke posisi semula.

Menurut penelitian, apabila Anda menggunakan pernafasan perut ketika bernafas, berarti Anda benar-benar menggunakan kapasitas paru-paru kita secara maksimal. Tidak ada karbondioksida yang tersisa di dasar paru-paru kita. Berbeda dengan pernafasan dada, yang masih menyisakan sekitar sepuluh persen karbondioksida di dasar paru-paru Anda. Disamping itu pernafasan perut juga berpengaruh terhadap keseimbangan emosional Anda. Itulah sebabnya dalam seni bermeditasi, Yoga, Qi Gong dan juga Tai Chi pernafasan perut ini sangat dianjurkan. Sekalipun demikian hal ini tidaklah menunjukkan bahwa pernafasan perut lebih baik dibandingkan dengan pernafasan dada. Setiap teknik bernafas memiliki kelebihan dan kekurangan. Penggunaannya sangat tergantung kepada kebutuhan Anda.

Untuk selanjutnya gunakanlah pernafasan perut pasif setiap kali Anda berlatih tai chi.


NAFAS MENGIKUTI GERAKAN TUBUH

“Manakala pikiran (rasa) berpindah, tubuh pun bergerak. Pikiran dan tubuh bergerak ke arah yang sama. Sementara nafas mengikuti irama gerakan tubuh.

Mulailah menghirup udara (oksigen dan energi kosmik) bersamaan dengan tangan mulai mengangkat. Hirup udara sedikit demi sedikit, selaraskan dengan gerakan tangan. Simpan energi kosmik (qi) pada dan tien. Bayangkan seakan-akan dan tien merupakan sebuah kantong kosong seperti balon yang belum diisi udara, dan perlahan-lahan menggelembung seiring dengan dimasukkannya qi. Saat gerakan tangan mulai berganti arah, hentikanlah menghirup udara, dan mulailah menghembuskan udara (karbondioksida) sedikit demi sedikit, sampai gerakan tangan berganti arah kembali. Dan mulailah menghirup udara kembali sampai gerakan berganti arah lagi, dan berarti mulai menghembuskan udara kembali. Begitu seterusnya.

Upayakan waktu menghirup dan menghembuskan udara adalah sama. Tidak perlu menghitung dengan jari untuk memastikan agar waktu menghirup dan menghembuskan sama. Ikuti saja rasa Anda. Biarkan berlangsung secara alami, tidak usah direkayasa. Makin dalam, makin panjang, dan makin lembut Anda bernafas berarti makin baik. Hal ini berarti gerakan tubuh Anda makin lambat. Semakin sering Anda berlatih, nafas Anda menjadi semakin halus dan tidak terdengar. Seolah-olah Anda tidak bernafas.


MENDENGAR

“Pasang telinga Anda, dan teruslah mendengar, baik ditengah keramaian maupun ditengah keheningan”

Sebagai alat pendengaran, telinga berfungsi untuk mendengar. Ada atau tidak ada suara, telinga seharusnya tetap mendengar. Dalam realita sehari-hari kita hanya mendengar bila ada suara. Bila tidak ada suara maka kita tidak menggunakan telinga untuk mendengar. Padahal seharusnya tidak demikian. Baik ditengah keramaian, maupun dalam keheningan, kita seharusnya tetap menggunakan telinga untuk mendengar. Dengan perkataan lain, selama ini kita cenderung tidak mendayagunakan telinga kita -sebagai alat pendengaran - seoptimal mungkin.

Pengalaman membuktikan bahwa bila kita mendayagunakan telinga seoptimal mungkin,–baik ditengah keramaian atau pun dalam keheningan, ternyata telinga kita mempunyai kemampuan untuk menangkap “suara-suara asing” yang sebelumnya tidak pernah kita dengar –atau kita dengar tapi cenderung kita abaikan karena kita tidak tahu darimana suara tersebut berasal.

Latihan :

Duduk bersila dalam sikap bunga teratai (dalam yoga) –atau bagi yang kesulitan buatlah posisi kaki senyaman mungkin- , letakkan kedua tangan di atas paha dengan telapak tangan menghadap ke atas. Kemudian tempelkan ujung ibu jari tangan dengan ujung jari tengahnya. (lihat contoh/gambar). Istirahatkan pikiran, fokuskan perhatian pada kedua gendang telinga Anda, rasakan dan dengarlah. Bernapaslah secara alami. Hirup-hembuskan. Bikin tempo mengirup sama dengan tempo menghembus. Makin lama nafas makin panjang dan dalam. Jika pikiran mengajak Anda berkelana kemana-mana, kembalikan perhatian ke kedua gendang telinga Anda. Dan teruslah mendengar.

Dengarlah apa saja yang didengar oleh telinga Anda. Jangan mencoba memfokuskan pendengaran Anda pada satu suara tertentu. Atau jangan berusaha mengikuti pikiran Anda yang mengajak Anda untuk menelusuri lebih jauh asal dan jenis suara yang didengar oleh telinga Anda. Sekali lagi Anda hanya menggunakan telinga Anda untuk mendengar. Lakukan latihan ini selama 15 menit.


MEDITASI (DIAM)


Variasi Jurus

Duduk bersila dalam sikap bunga teratai (dalam yoga) –atau bagi yang kesulitan buatlah posisi kaki senyaman mungkin- , letakkan kedua telapak tangan Anda di depan dada dan tempelkan telapak tangan kiri dan kanan. (lihat contoh/gambar). Dan tempelkan ujung lidah Anda ke langit-langit atas rahang mulut Anda. Istirahatkan pikiran, fokuskan perhatian pada titik (imajiner) tanzhong (pusat energi yang terletak tepat di tengah-tengah kedua puting susu) dan bernapaslah secara alami. Hirup-hembuskan. Bikin tempo mengirup sama dengan tempo menghembus. Makin lama nafas makin panjang dan dalam. Jika pikiran mengajak Anda berkelana kemana-mana, kembalikan perhatian ke titik tanzhong. Anda bisa mendengarkan musik klasik atau menyebarkan wangi-wangian di seluruh ruangan untuk membantu merilekskan pikiran Anda.

Hirup oksigen dan energi kosmik, simpan di titik tanzhong dengan cara membayangkannya sebagai balon yang diisi udara. Kemudian hembuskan karbondioksida dan racun-racun lainnya yang terdapat dalam tubuh Anda. Begitu seterusnya. Lakukan meditasi ini selama 15 menit.

Catatan :

Latihan meditasi di atas dapat juga Anda lakukan dalam posisi duduk di kursi. Dengan catatan posisi tubuh (pinggang ke atas) Anda tegak lurus, tidak boleh bersandar dan telapak kaki Anda menempel di lantai.

Anda bisa mendiskusikan sensasi apa saja yang Anda rasakan selama meditasi dengan pembimbing Anda. Tidak ada suatu standarisasi yang dijadikan indikator untuk menilai keberhasilan meditasi Anda.

TAI CHI EXERCISES

Persiapan
Siapkan musik, dianjurkan musik klasik seperti Mozart for Meditation atau lainnya yang sejenis.
Mulai dengan peregangan tubuh terlebih dahulu.
Setelah itu hidupkan musik dan mulailah ber-tai chi ria.

“Bermula dari wu ji sampai Anda merasakan keheningan dan ketenangan yang sungguh-sungguh, kemudian lahirlah tai chi. Perlahan-lahan tubuh Anda mulai bergerak lembut dan gemulai tapi berisi, sambung-menyambung antara satu gerakan dengan gerakan berikutnya, mengalir seperti air seakan-akan satu kesatuan gerakan yang tak berpisah. Tubuh dan pikiran (rasa) menyatu. Manakala pikiran berpindah, tubuh pun bergerak. Pikiran dan tubuh bergerak ke arah yang sama. Sementara nafas mengikuti gerakan tubuh. Hirup dan hembus secara alamiah. Perpaduan nafas-pikiran (rasa) dalam gerak gemulai sambung menyambung dalam keheningan, akan menstimulasi pertumbuhan dari dalam yang menyatu dengan keadaan saat ini (now) dan disini (here) sebagai sesuatu yang indah dan suci untuk dijalani sehingga Anda bisa mengikuti irama alam dan menjaga gairah hidup. Terus nikmatilah pengalaman “surfing” dalam tai chi, seberapa lama Anda suka. Upayakan sedikitnya tiga buah lagu. Setelah dahaga Anda terpenuhi, akhirilah tai chi Anda, dan kembalilah ke wu ji.

PERTEMUAN KETIGA

GERAKAN TANGAN
GERAKAN PINGGANG
GERAKAN KAKI DAN FORMASI KUDA-KUDA
GERAKAN BERPUTAR DAN MELINGKAR
TAI CHI EXERCISES
MEDITASI (DIAM) –Variasi Jurus


GERAKAN TANGAN

“Terlihat kosong, sesungguhnya ‘berisi’; ‘berisi’, namun terlihat kosong”

Bagian anggota tubuh yang pertama kali bergerak setelah ketenangan yang sungguh-sungguh Anda capai adalah tangan. Mula-mula Anda akan merasakan jari-jari tangan Anda bergetar kemudian perlahan-lahan tangan Anda mulai bergerak mengangkat ke atas. Tidak seperti gerakan tangan yang lazim (timbul karena perintah pikiran -otak kiri) yang terasa ringan tanpa beban. Gerakan tangan yang ditimbulkan –karena kehendak- oleh rasa (otak kanan) Anda terasa berat seolah-olah ada beban yang menggelayutinya atau ada sesuatu yang menahan gerakan tangan Anda ke atas. Inilah satu ciri gerak rasa yang membedakannya dengan gerak pikir.

Terus pertahankan gerakan tangan yang seperti ini; lambat dan berat. Seperti gerakan tangan seorang perenang yang tertahan oleh aliran air yang menyelimuti tubuhnya. Kearah manapun tangan Anda bergerak, tangan Anda seperti tertahan oleh aliran udara yang menyelimuti tubuh Anda. Apabila tangan terasa ingin bergerak cepat, maka Anda jangan mengikutinya, tetapi sebaliknya Anda mesti memperlambat gerakannya. Begitu juga apabila tiba-tiba tangan Anda terasa ringan, maka tahanlah gerakan tangan Anda sampai Anda merasakan kembali rasa berat pada tangan Anda.

Ikuti terus gerakan tangan Anda, sampai Anda merasakan perubahan gerakan. Ikuti saja perubahan gerakan tangan terseb. Jangan berusaha menuntun arah gerakan tangan dan juga jangan bertanya-tanya dalam hati mengapa gerakan tangan Anda bisa berubah. Ikuti dan nikmati saja sensasi yang Anda rasakan dari gerakan tangan tersebut.
Saat tangan mengangkat, bagian tangan yang pertama kali bergerak adalah bahu. Makin lama dan makin sering Anda berlatih, bagian tangan yang bergerak lebih bervariasi.

Siku tangan, pergelangan tangan dan jari-jari tangan Anda juga akan ikut bergerak. Kombinasi gerakan dari semua bagian tangan itu akan membentuk suatu jurus bertahan dan menyerang tanpa Anda sadari. Makin lama gerakan tangan Anda akan semakin lembut,luwes dan lentur seperti gerakan seorang penari tapi bertenaga seperti seorang pesilat tai chi. Tangan Anda kelihatan kosong tapi sesungguhnya berisi kekuatan (qi). Berisi kekuatan, namun kelihatan kosong.


GERAKAN PINGGANG.

“Gerakan pinggang merupakan poros yang menyelaraskan gerakan tubuh bagian atas dan gerakan tubuh bagian bawah ”

Saat Anda “berselancar” dalam gerak rasa, Anda akan merasakan pinggang pun ikut bergerak, ke samping kiri tubuh dan ke samping kanan tubuh. Ikuti saja gerakan pinggang Anda itu. Cuma saja untuk gerakan pinggang ini tidak akan sempurna apabila tidak diikuti gerakan anggota tubuh lainnya ( kombinasi gerakan tubuh bagian atas pinggang dan gerakan tubuh bagian bawah pinggang). Saat pinggang Anda bergerak ke samping kanan, secara bersamaan pindahkan berat tubuh Anda ke kaki kanan dan tekuklah lutut kaki kanan Anda sampai sejajar jari-jari kaki kanan atau lebih untuk menahan berat tubuh Anda. Begitu juga saat pinggang Anda bergerak ke samping kiri, pindahkan berat tubuh Anda ke kaki kiri dan tekuklah lutut kaki kiri Anda sampai sejajar dengan jari-jari kaki kiri Anda atau lebih.

Gerakan pinggang merupakan poros yang menyelaraskan gerakan tubuh bagian atas dengan gerakan tubuh bagian bawah. Kombinasi gerakan pinggang - ke kiri; ke kanan; berputar atau melingkar - dengan gerakan tubuh bagian atas pinggang dan gerakan tubuh bagian bawah pinggang yang berlangsung terus menerus akan menghasilkan gerakan tubuh bak sebuah pohon dimana bagian atas tubuh (lengan, bahu, leher, kepala dsb) melambai-lambai seperti ranting pepohonan yang tertiup angin, sementara bagian bawah tubuh, kaki, bergerak ke kiri, ke kanan, naik, turun dan berputar dengan mantap membentuk formasi kuda-kuda kaki yang kokoh seperti akar pohon yang tertancap kuat ke dalam bumi.

Menahan gerakan pinggang bukan saja akan menganggu keselarasan gerakan tubuh bagian atas dan gerakan tubuh bagian bawah, namun yang terpenting dapat mengakibatkan terhambatnya aliran qi –energi vital dalam tubuh Anda.

GERAKAN KAKI DAN FORMASI KUDA-KUDA

“Ibarat pohon yang akarnya menancap kokoh ke bumi, bergoyang ke kiri dan ke kanan saat diterpa angin kencang, namun tidak goyah”.

Saat pinggang Anda bergerak, kaki Anda pun ikut bergerak selaras dengan gerakan pinggang. Saat kaki Anda bergerak berarti formasi kuda-kuda Anda akan berubah. Perubahan formasi kuda-kuda Anda apabila tidak diatur sedemikian rupa, akan menggoyahkan posisi kuda-kuda dan tubuh Anda sekaligus. Hal ini tentunya akan berakibat fatal dan merugikan pertahanan tubuh Anda saat anda bertarung untuk membela diri. Karena bagaimanapun juga Tai Chi adalah seni bela diri, meskipun saat ini lebih banyak digunakan sebagai seni untuk memelihara kesehatan tubuh. Oleh karenanya gerakan kaki Anda meskipun mengikuti dan selaras dengan gerakan pinggang, namun tetap memperhatikan bentuk formasi kuda-kuda Anda agar tidak goyah. Dalam kaitan inilah dikenal istilah pasangan “kaki isi” dan “kaki kosong”, yang merupakan perwujudan dari hukum keseimbangan Yin dan Yang.

“Kaki isi” adalah kaki yang menahan berat tubuh Anda saat ”kaki kosong” pasangannya bergerak, menyimbolkan yang. Dan “kaki kosong” yang siap bergerak untuk menyelaraskan diri dengan gerakan pinggang menyimbolkan yin. Meskipun kelihatan kosong, ia merupakan penyeimbang “kaki isi”, pasangannya, agar membentuk formasi kuda-kuda baru yang kokoh.

Saat pinggang Anda bergerak ke samping kanan atau berputar ke arah kiri, pindahkan berat tubuh Anda ke “kaki isi” kanan dan gerakkan “kaki kosong” kiri mengikuti gerakan pinggang. Dan saat pinggang Anda bergerak ke samping kiri atau berputar ke arah kanan, pindahkan berat tubuh Anda ke “kaki isi” kiri dan gerakkan “kaki kosong” kanan mengikuti gerakan pinggang. Begitu seterusnya.

Gerakan ‘kaki kosong” bervariasi. Terkadang menggeser ke arah kiri, kanan; maju ke depan atau mundur ke belakang. “Kaki kosong” terkadang juga bergerak naik kemudian langsung turun atau naik, berputar mengikuti gerakan pinggang, lalu turun. Saat turun, terkadang tumit terlebih dahulu yang menyentuh tanah baru kemudian telapak kaki, atau bisa juga ujung jari kaki terlebih dahulu baru kemudian telapak kaki. Saat menapak kembali ke bumi, ‘kaki kosong” siap menjadi “kaki isi” menggantikan posisi “kaki isi” sebelumnya.

Sementara “kaki isi” tetap berpijak dan menyatu dengan bumi menahan berat tubuh sekaligus membentuk formasi kuda-kuda keliru dengan kokohnya. Terkadang lutut ‘kaki isi” tertekuk begitu dalamnya atau sekedar tertekuk sejajar dengan jari-jari kaki; menyelaraskan dengan gerakan anggota tubuh lainnya. Dan siap berubah menjadi “kaki kosong” saat “kaki kosong” lainnya menyatu kembali dengan bumi untuk membentuk formasi kuda-kuda baru yang sesuai dengan perubahan gerakan tubuh lainnya (jurus). Begitu seterusnya.

GERAKAN BERPUTAR DAN MELINGKAR

Pada hakikatnya gerakan melingkar adalah gerakan berputar pinggang. Namun gerakan ini menemui kesempurnaannya saat anggota-anggota tubuh lainnya ikut bergerak mengimbanginya. Saat pinggang bergerak berputar ke kiri, bersesuaian dengan rotasi bumi (berlawanan dengan arah perputaran jarum jam), kaki kanan berubah menjadi “kaki isi” sekaligus sumbu perputaran. Sementara kaki kiri berubah menjadi “kaki kosong”, dan ikut bergerak berputar menyelaraskan dengan gerakan berputar pinggang. Begitu juga dengan anggota-anggota tubuh lainnya seperti tangan, bahu,leher, mata dan sebagainya ikut bergerak menyelaraskan dengan gerakan berputar pinggang.

Dan saat pinggang bergerak berputar ke kanan, ke arah sebaliknya, bersesuaian dengan arah perputaran jarum jam, kaki kiri yang semula adalah kaki kosong berubah menjadi kaki isi sekaligus sumbu perputaran. Sebaliknya kaki kanan berubah menjadi kaki kosong, bersama-sama dengan anggota-anggota tubuh lainnya ikut bergerak berputar menyelaraskan dengan gerakan pinggang. Begitu seterusnya.

Sudut yang dibentuk oleh gerakan berputar pinggang bervariasi. Mulai dari sudut 45 derajat; 90 derajat, 180 derajat bahkan 360 derajat atau gerakan melingkar.

SIKAP TUBUH

Selama berlatih tai chi lutut senantiasa ditekuk (dalam formasi kuda-kuda), sekalipun kaki bergerak. Begitu juga dengan tubuh ( pinggang ke atas) senantiasa tegak lurus dan pandangan mata lurus ke depan (tidak ke bawah atau pun ke atas), meskipun tubuh tersebut bergerak.


MEDITASI (DIAM)

Variasi Jurus

Duduk bersila dalam sikap bunga teratai (dalam yoga) –atau bagi yang kesulitan buatlah posisi kaki senyaman mungkin- , letakkan kedua tangan di atas paha dengan telapak tangan menghadap ke atas. Kemudian tempelkan ujung ibu jari tangan dengan ujung jari tengahnya. (lihat contoh/gambar). Istirahatkan pikiran, fokuskan perhatian pada titik (imajiner) dan tien (pusat energi yang terletak sekitar empat jari tepat di bawah pusat) dan bernapaslah secara alami. Hirup-hembuskan. Bikin tempo mengirup sama dengan tempo menghembus. Makin lama nafas makin panjang dan dalam. Jika pikiran mengajak Anda berkelana kemana-mana, kembalikan perhatian ke titik dan tien. Anda bisa mendengarkan musik klasik atau menyebarkan wangi-wangian di seluruh ruangan untuk membantu merilekskan pikiran Anda. Hirup oksigen dan energi kosmik, simpan di titik dan tien dengan cara membayangkannya sebagai balon yang diisi udara.

Kemudian hembuskan karbondioksida dan racun-racun lainnya yang terdapat dalam tubuh Anda. Begitu seterusnya. Lakukan meditasi ini selama 15 menit.

Catatan :

Latihan meditasi di atas dapat juga Anda lakukan dalam posisi duduk di kursi. Dengan catatan posisi tubuh (pinggang ke atas) Anda tegak lurus, tidak boleh bersandar dan telapak kaki Anda menempel di lantai.

Anda bisa mendiskusikan sensasi apa saja yang Anda rasakan selama meditasi dengan pembimbing Anda. Tidak ada suatu standarisasi yang dijadikan indikator untuk menilai keberhasilan meditasi Anda.

PERTEMUAN KEDUA

TENTANG TAI CHI (THE WALKING MEDITATION)
GERAK RASA
MENGENAL MEDITASI (DIAM)



TAI CHI (THE WALKING MEDITATION)

Tai Chi atau Taiji (bahasa Tionghoa Romawi) secara harfiah berarti dasar tertinggi. Dalam pandangan para ahli filsafat kuno Cina, hal ini menggambarkan penyebab mula keberadaan alam semesta dan memiliki sipat halus dan tenang.

Konsep tai chi berasal dari Yi Ching, buku filsafat paling tua di Cina, yang dikenal sebagai Kitab Perubahan. Buku ini berisi pendapat bahwa segala sesuatu yang ada di alam semesta, dan bahkan alam semesta itu sendiri, terdiri atas dua unsur (atau kekuatan; energi) yang digambarkan dengan Yin dan Yang. Yin mengacu kepada unsur yang negatif, betina. Yang mewakili unsur yang positip, jantan. Yin menghasilkan kegelapan, kedinginan, kehalusan dan kekosongan. Yang menimbulkan terang, kehangatan, kekerasan dan kepenuhan.

Meskipun menggambarkan dua hal yang berlawanan, Yin dan Yang tinggal bersama-sama, berinteraksi satu sama lain, dan bergabung menjadi satu, tepat seperti lambang Tai Chi, yang juga disebut lambang Yin-Yang atau diagram dua ikan. (Lihat gambar di bawah)

Yin dan Yang bertentangan dan juga saling melengkapi satu sama lain, dan menciptakan segala sesuatu dengan interaksinya. Hal ini berarti bahwa setiap benda mengandung unsur positip dan negatip di dalam dirinya sendiri. Artinya ada Yin pada Yang, dan ada Yang pada Yin. Yin dan Yang yang berlawanan itu bersatu. Inilah hukum alam yang diikuti oleh aliran Taois.

Disamping didasarkan pada teori Yin-Yang, filsafat Tai Chi juga didasarkan pada Taoisme. Taoisme sebagai aliran pemikiran, berpendapat bahwa orang seharusnya mengidentifikasikan diri dengan jiwa alam, dan percaya bahwa “yang lemah mengalahkan yang kuat; yang lembut mengalahkan yang keras”. Yang keras dan kuat akan hancur; yang halus dan lentur akan menang. Kaum Taois sering memakai air sebagai contoh dan mengatakan bahwa tidak ada yang lebih halus dan lentur daripada air, tetapi meskipun begitu tidak ada yang menyamai kekuatan air. Oleh karena itu Tai Chi mengutamakan kelembutan.

Gerakan Tai Chi dikenal sebagai latihan untuk menambah qi atau energi, disamping Qigong, Yoga dan Meditasi. Tai Chi sendiri merupakan meditasi bergerak (the walking meditation). Gerakan Tai Chi merupakan cara mengatasi macetnya energi fisik, mental dan emosional. Tai Chi muncul sebagai tanggapan atas kebutuhan manusia untuk mengembangkan tubuh, pikiran dan jiwa. Tai Chi menjadi latihan istimewa yang dapat membantu kita mengabungkan pikiran dengan tubuh. Dengan Tai Chi siapa saja dapat belajar mengatur qi dalam situasi apapun.

Gerakan Tai Chi lembut, tidak seperti gerakan olah raga fisik lainnya. Olah raga biasa tidak menggunakan kesadaran pikiran, sedangkan dalam Tai Chi kita menggunakan pikiran untuk menghubungkan satu gerakan dengan gerakan lainnya. Ketika pikiran berpindah tubuh pun bergerak. Pikiran dan tubuh bergerak ke arah yang sama. Gerakan tai Chi melibatkan perluasan dan penyusutan energi; memproyeksikan dan mengumpulkan energi. Dua sisi ini -perluasan dan penyusutan energi- disebut Yin dan Yang. Tai Chi menciptakan dua kekuatan sekaligus di dalam diri manusia, seperti halnya suami dan isteri.

Tai Chi merupakan seni mengelola dan mengatur kesadaran diri yang melatih tubuh, aliran energi (qi) dan pikiran (rasa –otak kanan) dan dapat digunakan untuk kesehatan, panjang umur, pertahanan diri, kesegaran mental dan perkembangan spiritual, tanpa memandang ras, kebudayaan atau agama.

Tai Chi disebut juga sebagai The Walking Meditation. Sebagai meditasi bergerak Tai Chi merupakan latihan yang memadukan nafas-rasa-pikiran dalam gerak gemulai sambung menyambung dalam keheningan, dan akan menstimulasi pertumbuhan dari dalam yang menyatu dengan keadaan saat ini (now) dan disini (here) sebagai sesuatu yang indah dan suci untuk dijalani sehingga kita bisa mengikuti irama alam dan menjaga gairah hidup. Latihan Tai Chi sebagai meditasi bergerak dan meditasi diam merupakan sarana untuk menumbuh kembangkan sikap keberanian mengada. Mengada berarti secara aktif hadir pada saat sekarang dan bersentuhan secara utuh dengan apa yang ada disini, saat ini.

Tai Chi tercipta dari ketenangan diri yang sungguh-sungguh. Ketenangan diri dapat kita capai apabila kita mengistirahatkan pikiran (otak kiri) dan mengaktifkan rasa (otak kanan) dalam sikap tubuh tertentu. Cara mengistirahatkan pikiran dan mengaktifkan rasa adalah dengan merasakan. Sikap tubuh tertentu disyaratkan agar proses penciptaan gerakan tubuh oleh rasa terwujud dalam bentuk gerakan yang teratur, indah, harmonis, anggun, lembut berwibawa dan terkendali. Sikap tubuh tertentu juga dimaksudkan agar jaringan meridian tubuh, berada pada posisi yang seharusnya sehingga tidak menyumbat aliran energi vital dan kosmik yang mengalir melaluinya. Menyatunya gerakan tubuh dan pikiran (rasa) inilah yang disebut kesadaran diri. Dan inilah esensi Tai Chi.

GERAK RASA.

“Pikir mengikuti rasa”

Mulailah dengan Kuda-kuda Utama selama beberapa saat. Kemudian lanjutkan dengan Kuda-kuda Menunggang Domba hingga lengan Anda mengangkat ke atas. Biarkan lengan Anda terus bergerak ke arah mana saja mengikuti rasa Anda. Begitu juga dengan bagian tubuh Anda yang lainnya, seperti pinggang, kaki, leher, mata dan sebagainya. Apabila Anda merasa bagian-bagian tubuh tersebut bergerak ikuti saja rasa Anda tersebut.

Tanpa Anda sadari kombinasi gerakan bagian-bagian tubuh Anda tersebut membentuk satu jurus demi jurus. Pikiran Anda jangan membatasi gerakan lengan ataupun gerakan tubuh lainnya, dan juga jangan menuntun arah gerakan lengan atau pun arah gerakan bagian tubuh Anda lainnya. Pikiran Anda hanya memperlambat gerakan anggota-anggota tubuh Anda. Biarkan pikiran Anda mengikuti rasa Anda. Inilah yang disebut dengan gerak rasa; yaitu suatu gerak yang dituntun dan dikendalikan oleh rasa (belahan otak kanan) Anda. Lakukan latihan ini berulang kali, sampai Anda bisa membedakan gerak rasa dari gerak pikir.

Setelah melakukan latihan ini selama lima belas menit, kembalilah ke Wuji atau Kuda-kuda Utama, dan tetaplah tenang selama beberapa menit.

Tujuan : Dapat memahami apa itu gerak rasa dan membedakannya dari gerak pikir.

Catatan: Gunakan musik klasik dan atau wangi-wangian untuk membantu Anda –yang kurang peka- agar lebih menghayati (merasa).


MEDITASI DIAM

“Menghimpun tenaga dan menyimpannya pada dan tien”

Duduk bersila dalam sikap bunga teratai (dalam yoga) –atau bagi yang kesulitan buatlah posisi kaki senyaman mungkin- , letakkan kedua tangan di samping tubuh dan tempelkan kedua telapak tangan ke bumi, jangan ditekan. (lihat contoh/gambar).Istirahatkan pikiran, fokuskan perhatian pada titik (imajiner) dan tien (pusat energi yang terletak sekitar empat jari tepat di bawah pusat) dan bernapaslah secara alami. Hirup-hembuskan. Bikin tempo mengirup sama dengan tempo menghembus. Makin lama nafas makin panjang dan dalam. Jika pikiran mengajak Anda berkelana kemana-mana, kembalikan perhatian ke titik dan tien. Anda bisa mendengarkan musik klasik atau menyebarkan wangi-wangian di seluruh ruangan untuk membantu merilekskan pikiran Anda. Hirup oksigen dan energi kosmik, simpan di titik dan tien dengan cara membayangkannya sebagai balon yang diisi udara. Kemudian hembuskan karbodioksida dan racun-racun lainnya yang terdapat dalam tubuh Anda. Begitu seterusnya. Lakukan meditasi ini selama 15 menit.

Catatan : Anda bisa mendiskusikan sensasi apa saja yang Anda rasakan selama meditasi dengan pembimbing Anda. Tidak ada suatu standarisasi yang dijadikan indikator untuk menilai keberhasilan meditasi Anda.

PERTEMUAN Pertama

MERASAKAN QI

MENGAKTIFKAN QI

JURUS PEMBUKA DAN PENUTUP
1.WU JI ZHUANG ( KUDA-KUDA UTAMA)
2.KUDA-KUDA TAI CHI ( KUDA-KUDA MENUNG-GANG DOMBA)

PENJELASAN TEORITIS TENTANG QI


MERASAKAN QI


“Setiap orang memiliki qi, tapi tidak semua tahu”

Saat Anda menguap, Anda dapat merasakan semacam kehangatan atau rasa dingin mengaliri punggung Anda sampai ke kepala Anda, kadang Anda sampai keluar air mata. Suatu sentuhan pada telapak kaki dapat memiliki pengaruh ke seluruh tubuh. Saat buang air kecil, anak-anak sering kali merasakan getaran tubuh yang tidak disengaja. Semua ini adalah bentuk perasaan akan qi.
Kalau tubuh Anda digetarkan oleh dinginnya es, itu adalah aliran qi. Begitu juga perasaan bahwa dingin merasuki tulang berasal dari aliran qi. Bila Anda terkena penyakit pilek akibat udara dingin, ini dapat dijelaskan oleh aliran qi. Qi berpindah dari tubuh yang terpapar udara dingin. Perpindahan qi itu menyebabkan sistem kekebalan tubuh atau tubuh secara keseluruhan menjadi lemah.
Saat Anda sangat terangsang, jantung Anda berdetak kencang dan Anda menjadi berkeringat. Kalau Anda merasa malu, wajah Anda memerah. Kalau Anda berperasaan lembut, Anda akan terangsang secara seksual. Semua ini diakibatkan oleh aliran qi.
Tusuk jarum bekerja dengan mempengaruhi qi pada titik-titik tertentu pada tubuh dengan menggunakan jarum dan teknik gerakan tangan yang sangat halus. Penerapan lainnya yang memiliki pengaruh pada aliran dan penyebaran qi adalah pemanfaatan tumbuh-tumbuhan obat dan zat penyembuh alami lainnya; moksabusi (perawatan dengan menggunakan tumbuhan obat moksa yang dibakar pada daerah sekeliling titik akupunktur); latihan qi gong; yoga; meditasi dan tai chi.

Latihan

Jurus 1:
Duduk bersila dengan punggung ditegakkan dan dagu sedikit ditekuk. Pandangan lurus ke depan sehingga kepala Anda membentuk garis lurus dengan tulang belakang (lihat contoh/gambar). Hadapkan kedua telapak tangan anda di depan dada Anda dengan jarak sekitar 25 cm. Tahan selama beberapa lama ( 3 – 5 menit), dan rasakan. Kemudian gerakkan kedua telapak tangan perlahan-lahan mendekat dan menjauh secara bersamaan dan rasakan. Terus gerakkan kedua telapak tangan sampai Anda merasakan adanya energi vital (qi) yang tarik menarik di kedua telapak tangan Anda. ( lihat contoh/gambar ). Lakukan latihan ini selama lima atau sepuluh menit setiap kali latihan.

Catatan : Selama melakukan latihan ini fokuskan perhatian Anda pada kedua telapak tangan.

Tujuan : Latihan ini dimaksudkan untuk menunjukkan adanya qi pada setiap orang dengan cara merasakan reaksi yang muncul akibat menghadapkan kedua telapak tangan. Juga dimaksudkan untuk melatih kepekaan tangan bagi Anda yang hendak melatih teknik penyaluran qi (tingkat lanjut).

Variasi : Latihan di atas dapat dilakukan sambil berdiri atau pun duduk di kursi –dengan catatan posisi punggung ditegakkan seperti posisi pada latihan di atas. (lihat contoh/gambar). Variasi lain adalah dengan meletakkan telapak tangan kanan di depan dada dan menghadapkannya ke bawah dan meletakkan telapak tangan kiri di depan perut di bawah pusat dan menghadapkannya ke atas persis berhadapan dengan telapak tangan kanan. (lihat contoh/gambar).


MENGAKTIFKAN QI

“Qi adalah unsur penting yang tak terlihat yang berpengaruh terhadap kesehatan tubuh dan keseimbangan emosi”

Qi adalah penjabaran dari ideogram bangsa Cina, yang seperti kebanyakan ideogram Cina lainnya memiliki banyak arti. Qi berarti daya kehidupan. Qi juga berarti gas, udara, nafas, bau dan banyak lagi.Qi merupakan konsep kunci dari filsafat Cina, dan mengartikan unsur penting yang tak terlihat.

Dalam kedokteran Cina qi berarti kegiatan fisiologi dan vitalitas fungsi organismenya, maka ia berarti suatu daya atau energi kehidupan. Semua arti qi ini kurang lebih berkaitan dengan pernapasan.

Penelitian ilmiah tentang alam, dalam dunia fisika kuantum telah menunjukkan bahwa qi, merupakan sejenis gelombang magnet listrik dengan spektrum yang sangat lebar berkisar dari gelombang radio sampai ke gelombang mikro, infra merah, cahaya tampak, ultra ungu dan gelombang radio aktif. Ia juga dapat memiliki sipat suara infra atau sipat-sipat medan magnit.

Pengalaman penulis sebagai praktisi menunjukkan bahwa qi hakikatnya juga adalah prana dalam yoga, energi bintang (shing chi) dalam Rei ki, energi kosmik, energi vital, energi ilahiah, bio energi atau apa pun namanya.

Qi atau energi vital mengalir pada manusia melalui aliran (imajiner) energi vital yang disebut meridian. Dari jaringan meridian ini qi bergerak dan bekerja menurut hukum keseimbangan universal atau hukum alam yang diikuti oleh aliran Taois. Menurut hukum kesimbangan universal, universe atau jagad semesta dibentuk dari tenaga kosmis antagonistis. Dua tenaga kosmis antagonistis ini dalam teori falsafah alamiah Tionghoa Kuno disebut Yin dan Yang (negatif dan positif). Yin dan Yang saling memperlengkapi tetapi juga saling berlawanan. Segala sesuatu yang terdapat dalam alam semesta bergerak menurut hukum keseimbangan Yin dan Yang.


Latihan

Jurus 1


Duduk bersila, dan buat posisi kaki senyaman mungkin. Punggung ditegakkan, dagu sedikit ditekuk. Pandangan lurus ke depan. Sehingga kepala Anda membentuk garis lurus dengan tulang belakang. (lihat contoh/gambar). Kemudian letakkan kedua tangan di atas meja –atau di atas paha bila tidak ada meja- dengan telapak tangan menempel pada permukaan meja. Tapi jangan ditekan. (lihat contoh/gambar).
Kendurkan bahu dan tangan Anda, kemudian pejamkan kedua mata Anda. Fokuskan perhatian Anda pada ujung-ujung jari kedua tangan, dan rasakan. Bernafaslah secara alami, sebagaimana Anda biasa bernafas, jangan diatur atau ditahan. Anda hanya merasakan.

Jika pikiran anda mengajak Anda berjalan kemana-mana, kembalikan perhatian Anda pada ujung-ujung jari tangan. Anda hanya merasakan dan terus Anda rasakan sampai Anda merasakan rasa hangat, atau dingin, atau rasa kesemutan di kedua telapak tangan Anda, atau rasa lainnya di bagian tubuh Anda yang lainnya. Atau salah satu dari rasa-rasa tersebut di seluruh bagian tubuh anda.

Terus ikuti sensasi yang Anda rasakan. Semakin lama Anda akan merasakan ujung-ujung jari Anda bergetar dan bergerak-gerak. Ikuti dan rasakan saja sampai getaran jari-jari tangan anda menguat dan tangan anda terasa ingin mengangkat. Ikuti saja dan terus rasakan.

Jangan berusaha menghambat gerakan tangan Anda, atau mencoba memikirkan mengapa tangan anda bisa terangkat. Biarkan tangan anda terus bergerak ke atas sampai sejajar dengan bahu. (lihat contoh/gambar). Setelah itu buka mata Anda dan perlahan-lahan turunkan kembali tangan Anda ke atas meja –atau paha.
Lakukan latihan ini selama 5 – 10 menit dan ulangi sebanyak 3 kali.

Tujuan : mengaktifkan qi dan mengenal gerak rasa.

Alat Bantu : Meja kecil setinggi 30 cm; musik klasik (iramanya mengalun; wangi-wangian.

Variasi : Latihan ini bisa juga dilakukan berdiri (lihat latihan selanjutnya) atau dengan duduk di kursi, dengan syarat tapak kaki menempel lantai, dan posisi pinggang ke atas tegak lurus. (lihat contoh/gambar).


JURUS PEMBUKA DAN PENUTUP


1.Wu ji Zhuang (Kuda-kuda Utama).

“Wu ji akan menciptakan Tai Chi”

Berdirilah tegak dengan kedua kaki cukup rapat dan kedua lengan menggantung secara alami di kedua sisi. Kendurkan otot-otot dada Anda. Tahanlah sedikit rahang bawah Anda. Pandanglah sejajar ke depan. Mulut anda sebaiknya sedikit terbuka, seolah tersenyum. Tutuplah mata dengan pelan, bersihkan pikiran dari semua masalah, dan bersikaplah rileks. Tetaplah dalam posisi ini antara 5 – 10 menit atau satu buah lagu. (lihat gambar/contoh).

Tujuan: mengembangkan kekuatan; kuda-kuda yang mantap dan mengembangkan tenaga internal (qi).

Catatan : Pikiran dalam kondisi rileks. Biarkan pikiran Anda lepas, jangan diarahkan dan jangan pula diikuti. Istirahatkan otak kiri, aktifkan otak kanan dengan cara merasa dan perhatian. Fokuskan perhatian pada titik dan tien ( terletak kira-kira empat jari dibawah pusat) dan rasakan. Apabila pikiran mengajak Anda untuk berkelana kemana-mana, kembalikan lagi perhatian pada titik dan tien. Bernafaslah secara wajar dan alami. Hirup dan hembuskan sesuai dengan kebiasaan Anda bernafas. Jangan ditahan. Rasakan apa saja yang dirasakan oleh setiap anggota tubuh Anda. Ikuti fantasi yang timbul dan Anda rasakan. Satukan tubuh dan rasa (pikiran). Sampai Anda dapat merasakan ketenangan. Kaki Anda terasa menancap kokoh ke bumi seakan-akan ada akar yang mengikatnya. Berat tubuh Anda sepenuhnya bertumpu pada kedua kaki Anda. Dengarkan apa yang didengar oleh telinga Anda. Biarkan telinga Anda mendengar. Semata-mata mendengar. Hingga Anda merasakan keheningan dan ketenangan yang sungguh-sungguh.


2.Kuda-kuda Tai Chi, Kuda-kuda Menunggang Domba

“Istirahatkan pikiran (otak kiri), aktifkan rasa (otak kanan) dengan merasa”

Setelah berdiri beberapa lama dalam Kuda-kuda Utama, lanjutkan ke Kuda-kuda Tai Chi atau Tiga Lingkaran. Tanpa menggerakkan kaki, pindahkan berat tubuh Anda ke kaki kiri Anda. Dengan kaki kiri Anda, yang dikenal sebagai kaki “solid atau isi” yang mendukung berat tubuh Anda, gerakkan kaki kanan Anda yang dikenal sebagai kaki “nyata atau kosong” , jauhnya satu kaki ke kanan Anda. (lihat gambar/contoh). Kemudian pindahkan berat Anda dari kaki kiri ke kaki kanan, yang menjadi kaki “solid”, dan gerakkan kaki kiri Anda , kaki “nyata”, mendekati kanan Anda (lihat gambar/contoh). Dengan berat tubuh sekarang di atas kaki “solid” kanan Anda, gerakkan kaki “nyata” kiri Anda sejauh dua kaki ke kiri Anda (lihat gambar/contoh). Salurkan berat tubuh Anda di atas kedua kaki sehingga keduanya “solid”. Kaki Anda seharusnya berada pada dua kaki atau satu setengah lebar lengan, terpisah.

Tekuklah lutut Anda sehingga keduanya berada di atas jari kaki Anda. Pastikan tubuh Anda tegak dan rileks. Kemudian naikkan kedua lengan ke depan sampai batas dada, dengan siku terlipat sehingga lengan Anda membentuk lingkaran di depan Anda. (lihat gambar/contoh).


Tujuan : mengembangkan kekuatan; kuda-kuda yang mantap dan mengaktifkan dan mengendalikan tenaga internal (qi).

Kata Kunci :

Pastikan bahwa bahu dan siku Anda jatuh secara alami. Biarkan bibir Anda seolah tersenyum, tutup mata pelan-pelan, fokuskan pikiran ke ujung-ujung jari tangan Anda dan rasakan. Apabila pikiran mengajak Anda berkelana ke tempat lain, fokuskan kembali ke ujung-ujung jari tangan Anda, dan terus rasakan. Anda hanya merasakan saja. Tetaplah tenang dan rileks dalam kuda-kuda ini selama beberapa menit sampai Anda merasakan rasa hangat menjalar di telapak tangan Anda dan makin lama ujung-ujung jari tangan Anda bergetar dan terasa ingin bergerak dan mengangkat ke atas. Ikuti saja rasa tersebut. Biarkan tangan Anda mengangkat ke atas sampai batas dada, kemudian lipat siku Anda sehingga lengan Anda membentuk lingkaran di depan Anda. Pertahankan posisi kuda-kuda ini selama lima menit. Setelah itu turunkan lengan Anda perlahan-lahan, rasakan seolah-olah ada energi yang menahan turunnya lengan Anda.

Pada akhir pelatihan kuda-kuda ini, kembalilah ke Wuji atau Kuda-kuda Utama, dan tetaplah tenang selama beberapa menit. Kemudian fokuskan tenaga internal di dan tien perut Anda selama satu atau dua menit.